Bab | 21

772 Kata

Ale tidak punya niat mengatakan ini, namun bagaimana lagi, Adra selalu kesal atas semua yang Ale lakukan. Ale kembali ke ruang kerjanya dan menyesal atas apa yang sudah di katakan kepada Adra, tidak sepantasnya ia mengatakan itu. Ale dikagetkan suara telpon bahwa ada tamu yang ingin bertemu yaitu Brendy Miru. "Suruh dia masuk cepat!" perintah Ale segera mematikan telepon. "Hai." ketika Brendy di depan pintu. "Ale aku tidak ingin basa-basi, cepat kembalikan ponselku." Brendy membuang tatapan nya ketika Ale melihat wajah Brendy. "Kau ini selalu marah-marah, apa tidak ada kerjaan lain?" Ale mendekati gadis itu. "Jangan mendekat Ale! atau aku teriak." Brendy memundurkan Langkah kaki. "Hmm ini kantorku Brendy apa kau lupa?" Kini Ale mampu membuat Brendy benar-benar terpojok di tembok.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN