Dosa Terindah

1124 Kata

“Aku suamimu, Aluna. Ambilkan nasi untukku.” ucap Raka seraya menatap tajam ke arah Raga. “Tangan Aluna lebih dekat dengan piringku, jadi Aluna tolong ambilkan nasi untukku.” Raga menatap Aluna dengan tatapan perintah. Untuk pertama kalinya Raga menatapnya dengan tatapan seperti itu, mungkin karena ia tak mau kalah dengan Raka yang hanya seorang pencuri. Ya … bagi Raga, Raka hanyalah seorang pencuri yang telah mengambil cintanya dan memisahkannya dengan kejam. Jelas sekali Aluna tampak sangat bingung, sebab dua pria ini kini adalah pria yang menjadi bagian hidupnya. Di satu sisi, Raka adalah suaminya dan ia harus menuruti perintahnya. Namun, disisi lain ada Raga yang merupakan kekasih yang sangat dicintainya. Ia tidak mau membuatnya tersinggung dengan perlakuan Aluna, dan menganggap k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN