"Tampak nya keluarga kalian tidak ada yang peduli?" sarkas Lucero. Al menatap Lucero murka "KAU PEMBUNUH, LEPASIN MAMA KU," teriak Al.Al terisak ia tidak tega melihat kondisi sang mama yang penuh dengan darah beberapa luka gores memanjang. Kei menatap Fanny datar "Kenapa sakit hm? gue udah bilang gue akan berenti kalau lo teriak memohon," ujar Fanny sinis. "Di mimpi lo," balas Kei tak kalah sinis. "AKHHH," teriak Kei kesakitan ketika Fanny menggores di lengan nya. "MAMA hiks." Kei menoleh menatap Al sayang "Mama baik baik aja nak," ucap Kei pelan. Al menggeleng "KAU AKAN SEGERA MERASAKAN KEHILANGAN ORANG YANG SANGAT ANDA SAYANGI KARENA PERBUATAN ANDA ITU SENDIRI KAKEK TUA BANGKA, INGAT ITU.!" teriak Al. Lucero menggeram mendekati Al yang menatap nya penuh kebencian "Benarkah? bagai

