PART 62

1165 Kata

Air mata Bara menetes ketika melihat putri semata wayang nya sudah membuka matanya dan tidak ada lagi alat medis yang memenuhi tubuh sang putri. Sekarang putrinya sedang memeluk Ken erat hingga tidak menyadari kedatangan nya. "Kei sayang," panggil Bara. Mendengar namanya di panggil, Kei melepaskan pelukan nya dan menoleh. Melihat sang papa tengah menangis, Kei pun ikut menetes kan air matanya. Ia bersyukur di beri waktu lagi untuk melihat pahlawan nya. "Apa yang kamu rasain sekarang nak? mau papa panggil dokter/" ucap Bara cepat, mendekati sang putri. Ken tersenyum. "Papa," panggil Kei lirih. Ken menyingkir memberi ruang untuk ayah dan anak itu melepas rindu. "Iya sayang papa di sini," jawab Bara lembut. Kei memeluk Bara erat "Kei takut nggak bisa liat papa lagi," lirih Kei. Bara me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN