Kei membuka mata perlahan, ia kembali memejam matanya ketika rasa pusing menyerang. Kei berusaha menyesuaikan pandangan nya ketika mata nya sudah terbuka sempurna. Kei melirik segala arah, ruangan ini tidak terasa asing baginya. Kei melihat ke samping kanan ketika merasakan sesuatu menyentuh tangan nya. Kei melotot dan langsung menyentak kasar genggaman mereka. Ken yang merasa pergerakan kasar tersebut membuka matanya. Ken menatap Kei lembut "Apa yang kamu rasakan?" tanya Ken hati hati. Bukan nya menjawab Kei malah mundur mencoba menjauhi Keenan. Ada raut takut, kecewa, dan marah yang Ken tangkap dari tatapan Kei pada dirinya membuat ia merasa sesak dan sakit. "Sayang ini aku," ucap Ken lembut. Kei menggeleng air mata nya luruh. Ada rasa senang dan sakit bersamaan ketika melihat lela

