Andrie.

1123 Kata

“Toilet penuh jadi harus mengantri.” Siti terpaksa berbohong. Ia tidak ingin kakaknya mengetahui kejadian yang ia alami. Kalau sampai Gwen tahu maka Gwen akan mencari Adib dan menghajar Adib sampai babak belur. Gwen jago bela diri. Ia juara bela diri di beberapa kejuaraan. “Itu kenapa mata kamu merah?” Gwen menunjuk ke mata Siti. Ia melihat mata Siti seperti habis menangis. “Di dalam kamar mandi banyak yang merokok. Asap nya kena mata Siti.” Siti berbohong lagi kepada Gwen. “Ayo, Kakak kenalkan kepada teman Mas Hadi.” Gwen merangkul punggung Siti mendekati Hadi dan laki-laki muda tersebut. Gwen memotong pembicaraan Andrie dan Hadi. Seolah dia sudah tidak sabar untuk memperkenal Siti kepada laki-laki itu. “Andrie, kenalkan ini adik saya bernama Siti.” Hadi dan Andrie berhenti berbicara.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN