33. Brokend

978 Kata

Velove berhenti di belakang tangga darurat terhubung ke kantin. Matanya meneliti seseorang yang tengah duduk di seberang sana. Saling memeluk dan tertawa dengan mesra. Hatinya Velove sakit, sangat sakit. "Kau menghianatiku," lirihnya sambil memegang dadanya yang terasa nyeri. Tanpa menunggu lama lagi, Velove berlari menuju Kia yang menunggunya di dalam mobil sambil bertelepon ria dengan Dinand, pacar yang sudah hampir satu tahun ini menemaninya. Benar kata orang, 'Witing tresno jalaran kulino.' Buktinya seiring dengan berjalannya waktu, Zakia mulai menyimpan perasaan lebih pada kekasihnya yang awal jadian karena sebuah taruhan. Well, siapa yang tahu cerita Tuhan? "Aku tutup teleponnya, nanti kita lanjut lagi. Muacchh," ucap Kia memutus sambungan teleponnya dengan Dinand. Velove masuk k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN