Tepuk tangan menggema memenuhi seluruh penjuru halaman kediaman keluarga Amberley tatkala cincin pertunangan telah tersemat manis di jari Dirgazio dan juga Velove. Nadia bahkan sampai menitikkan airmatanya haru. Hari ini telah tiba, ya hari di mana putrinya akan menjadi istri pemuda yang sangat mencintai Velove. Sebagai seorang aunty dan juga mama bagi Velove. Nadia tahu benar bagaimana rasanya kehilangan seorang putri. "Putri kita akan menjadi istri orang," ucap Fernand di samping Nadia, memeluk mesra pinggang istrinya penuh dengan cinta hingga membuat para muda-mudi iri mendambakan cinta seperti Fernand-Nadia. "Ya, tidak terasa waktu cepat sekali beranjak. Dulu dia hanya segini," ucap Nadia dengan tangannya memposisikan tinggi Velove saat kecil. Sisil dan Nata tersenyum bahagia meli

