... Velove Pov ... Sebal sekali rasanya, mana mungkin sudah 20 kali putaran permainan ular tangga dengan Kak Zio aku selalu kalah dan dicoret dengan bedak beras uyah 'bedak adem'. "Kakak main nyingkirin punya aku aja, kakak pasti bermain curang. Ganti dadunya dengan yang baru," cibirku menatap Kak Zio kesal. Kak Zio menatapku dan terkekeh. “Love kan emang kamu kalah, ya harus seprot tif lah," ucapnya. "Suportifffff," ucapku mengoreksi kata-kata Kak Zio barusan. Dia terkekeh dan mengacak rambutku . Aku cemberut kesal, gini-gini rambutku perawatan salon loh tiga bulan yang lalu, hihihi. "Astagaa!" Suara pekikan dari arah pintu membuat kami menoleh. Di sana berdiri Zakia yang menatap kami horor, matanya melebar sangat bulat hingga mau keluar dari tempatnya. "Kia???? Aaaa, Kiaa I miss

