BAB 46

1973 Kata

Suasana Jogja masih sama, terlalu ramai dengan banyak wisatawan yang ingin melihat indahnya kota itu. Rengga masih setiap memegang kameranya, terkadang memotret perempuan yang sedang berjalan dengan wajah yang selalu tersenyum. Lana seperti menemukan kehidupan baru. Mereka seperti dua merpati yang terluka lalu saling menyembuhkan luka satu sama lain. Terlahir dengan keluarga yang broken home, membuat Lana menjadi orang yang kuat dan jarang mengeluh. Dia dibesarkan dengan kemandirian karena orang tuanya sama-sama menikah lagi. Dia tinggal bersama dengan Ayahnya dan memiliki satu saudara tiri yang akhirnya menikung tunangannya waktu itu. Lana tetap sabar walaupun hatinya hancur berkeping-keping. Dia tidak roboh walaupun dunia menyiksa nuraninya yang pedih. Jalannya kadang masih tertatih,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN