Tanpa perlu menunggu dan membangunkan tidur Stella, pria itu sudah lebih dulu menggendong tubuh gadis itu dan membawanya keluar dari mobil itu. Amara menggigit bibirnya dengan kuat, sungguh dia, merasa takut sekali saat ini. Entah mengapa dia sangat yakin nantinya dia akan mendapatkan amarah dari kakaknya itu. "Sepertinya aku harus pulang sekarang juga." Amara menganggukkan kepalanya. Hanya dengan cara seperti itu saja, dia tak akan diomeli oleh Arka. Pandangan Amara teralihkan, dia menatap ke arah Alland yang masih duduk di kursi pengemudi. "Aku ingin pulang sekarang juga." Alland menganggukkan kepalanya, dia langsung melajukan mobilnya menuju ke kediaman Amara. Sementara itu, Arka yang sudah berada di dalam kamarnya, langsung saja merebahkan tubuh Stella secara perlahan. Gadis it

