Sebuah Kecupan

1880 Kata

Arka memasuki pekarangan restoran itu. Dia memarkirkan mobilnya di tempat parkiran, mengambil beberapa barang-barang nya yang sekiranya sangat dibutuhkan, lalu dia keluar dari mobilnya itu. Suasana basement sangat sepi sekali, mungkin ini masih pagi dan restoran baru saja buka pada pagi ini. Arka harap, Boby sudah datang lebih dulu, hingga tak membuat Arka menunggu nantinya. Pria itu mulai melangkah menuju masuk ke dalam restoran itu. Hanya ada beberapa orang saja yang menikmati sarapan mereka di restoran ini. Suasana sepi yang ada di restoran, setidaknya membuat Arka merasa lebih nyaman saja, ini jauh lebih menguntungkannya. Dia menatap ke arah satu meja yang berada dekat dengan jendela. Di sana sudah ada Boby yang tengah asik dengan laptopnya juga ada seorang wanita di sampingnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN