Keras Kepala

1000 Kata

Ponsel yang wanita itu pegang telah terjatuh ke atas lantai. Tubuh Sasha menegang, dia sungguh terkejut mendengar panggilan tadi. Secara perlahan, wanita itu membalikkan tubuhnya, dia melihat ke belakang dan mendapatkan Stella yang tengah memegang sebuah nampan berisi makanan juga minuman. Stella tampak menatapnya dengan alis yang mengerut. Astaga, apakah gadis itu mendengar apa yang baru saja dikatakannya tadi? Sungguh, Sasha khawatir sekali. "Ada apa dengan wajahmu?" tanya Stella. Melihat keterkejutan yang ditunjukkan oleh Sasha, membuat Stella sendiri bertanya-tanya. "Tidak apa-apa." Sasha kembali menetralkan raut wajahnya. Kali ini, dia yakin pasti tadi Stella tak sempat mendengar apa yang diucapkan bersama dengan Arka tadi. Ya, setidaknya itulah yang Sasha harapkan. Stella

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN