Ujian Praktek

1090 Kata

“Tadi ada nyamuk,” jawabku asal. “Lo berdua ngapain di situ?!” ucap Sagara yang sukses membuatku menghela napas sekali lagi. “Nyari jangkrik.” “Ngasal! Yang bener, Ladis! Jangan-jangan kalian nguping obrolan kita, ya?!” ucap Sagara tepat sasaran. “Kita cuma mau mastiin,” ucap Tiara pelan. “Ini urusan gue sama Kia.” “Iya gue tau. Ini urusan lo. Tapi enggak tahu, gue ngerasa harus ikut campur. Soalnya lo b**o masalah beginian,” kataku. “Sialan.” Tidak memedulikan u*****n Sagara, aku segera beralih pada Kia yang kini berdiri di belakang Sagara. “Kia,” panggilku pelan. “Kia, lo beneran serus, kan sama Saga?” tanyaku. Detik kemudian, Kia segera mengangguk mantap. “Meskipun dia b**o, d***o, dan nggak tau diri, dia bukan orang jahat. Tapi kalau misalnya Saga sampai nyakitin lo,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN