Malam ini aku ada janji dengan Mona untuk bertemu orang tuanya. Ini malam Minggu, dan orang tua Mona mengundangku makan malam di rumahnya atas permintaan Mona juga. Seperti biasa, kukendarai motor kesayanganku. Sesampainya di rumah Mona, terlihat Mona sudah menungguku di teras rumahnya. Segera kuparkir motor dan menghampirinya. "Ayo! Papi dan Mami sudah menunggu," ujarnya. Aku mengikuti Mona masuk kedalam rumah, dan benar saja kedua orang tua Mona sedang duduk bersantai di ruang tamu. Ada rasa nervous dalam diriku, meksipun selama ini sering berhadapan dengan orang dengan berbagai karakter dan latar belakang saat bekerja tapi kalau ini berbeda, aku hendak meminta putrinya. "Tio," ucapku saat menjabat tangan Papi dan Mami dari wanita yang ingin aku nikahi. "Oh, jadi ini asisten yang

