Pekerjaanku di kantor sering kali mengalami masalah sejak Mona sering murung, kadang kala pikiranku tidak fokus saat bekerja karena memikirkan istriku itu. Hari ini pun aku sedikit tidak fokus karena lebih sering melihat telpon seluler untuk membaca dan membalas pesannnya. Aku berjalan ke arah ruangan Pak Arsen sambil membalas pesan dari Mona sambil membawa berkas yang perlu beliau tanda tangani. Sesampainya di depan ruangan langsung kubuka pintu tanpa mengetuk lagi. Sepertinya hari ini hari naas buatku, padahal biasanya kuketuk dulu pintunya. Tapi malah hari ini main kubuka saja dan di dalam sana ada Bu Vira dan pak Arsen sedang bermesraan. Bahkan pak Arsen sudah tidak memakai dasi dan kancing bajunya terbuka sebagian. Ah, memang sial aku hari ini. Melihat aku masuk tanpa permisi, Bu

