Chapter 21 Rencana Bagus

1854 Kata

Kehampaan yang terasa begitu nyata adalah ketika kembali ke perantauan. Setelah menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga yang hangat, kini harus menyendiri lagi di kost. Aku akan kembali menjalani aktivitas yang itu-itu saja, bertemu orang yang itu-itu saja. Tidak ada tempat bercerita. Rasanya hidup jadi tidak menyenangkan. Aku sudah terbiasa menceritakan apapun kepada Meri dan Ilham. Jadi terasa sekali perbedaan hidupku tanpa mereka. Akan tetapi tidak masalah, ini hanya soal kebiasaan. Sudah terbiasa bertahun-tahun bersama mereka. Sekarang aku harus menjalani kebiasaan baru. Lebih baik begini saja daripada hidup bersama orang yang palsu. Sampai di kost aku langsung memeriksa postingan Meri. Aku berdecak saat melihat postingan tas mewah dengan keterangan ‘thanks beb’ ditambah emot lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN