Chapter 43 Taman Safari

1632 Kata

Selesai jalan-jalan—dilamar— di kebun teh, aku dan Indra kembali ke vila untuk bergegas pulang. Ah padahal rasanya menenangkan disini tapi ya mau bagaimana lagi, kami harus kembali. Aku pamit pada dua teteh yang membersamai kami sejak kemarin. Juga mengucapkan terima kasih atas segala bantuannya. Setelah itu aku dan Indra pun pergi meninggalkan vila tersebut. “Yes, asik-asik ke Taman Safari,” ucapku kegirangan. Aku menatap Indra yang sedang menyetir. “Kalo beli semangka atau pepaya gitu ada nggak ya? Maksud gue biar kita nggak cuma bawa wortel,” ucapku. “Nanti ya coba kita cari.” Aku pun menganggukkan kepala. Pandanganku kemudian tertuju pada cincin di jari manisku. Sudah ada cincinnya sekarang, cantik. Aku tersenyum. “Suka?” tanya Indra. Aku langsung menoleh menatapnya dan mengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN