Ciuman pada Calvin

1893 Kata

Tiga wanita dengan pakaian seksi dan berantakan terduduk di atas lantai. Make up pada wajah yang telah luntur bersama keringat terlihat sangat buruk dan mengerikan. Perlahan mata yang tertutup mulai terbuka, terbangun dari pingsan. Tangan yang meraba-raba berusaha mencari rekan mereka di dalam penjara yang gelap. Sedikit cahaya matahari yang masuk melalui celah langit-langi dan dinding.   “Ah, di mana ini?” tanya Dea. Dia memicingkan mata untuk menyesuaikan cahaya masuk ke retina berusaha mengenali rekannya.   “Kita benar-benar dalam kesulitan. Ini jelas penculikan,” ucap Lona yang berusaha untuk merapikan duduk.   “Siapa yang menculik kita?” tanya Janet. “Aku tidak tahu,” jawab Lona.   “Kenapa mereka menculik kita?” kesal Dea.   “Aku sangat lapar.” Janet melihat teman-temannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN