Andreas kembali ke rumah. Dia langsung menuju ruang kerja. Pria itu terlihat tenang karena dia yakin akan menemukan Clara. Kota itu miliknya, tidak ada yang bisa bersembunyi dari dirinya. Tubuh tegap duduk di kursi kerja yang berputar pelan dengan jari memainkan ponsel. “Di mana kamu Clara?” Andreas membuka layar ponsel dan melihat foto Clara yang dia ambil dengan mencuri. “I miss you, honey.” Andreas menyentuh layar ponsel. Di sebuah gudang tua. Tubuh indah dengan kemeja dan celana jeans tergeletak di atas lantai kotor. Rambut panjang yang diikat rapi kini sudah berantakan menutupi wajah cantik yang berdebu dengan mata terpejam dan tidak sadarkan diri. Clara Chen berhasil masuk perangkap dan dikurung di dalam bangunan kumuh jauh dari dari kota. “Aarh.” Clara menyentuh lehe

