Kelumpuhan Clara

1106 Kata

Clara yang terlelap kesulitan bergerak. Ada tangan kekar yang melingkar di perut rampingnya. Hembusan napas hangat menjalar di leher yang terbuka. Ruang remang-remang menambahkan keromantisan di dalam kamar. “Oh my God.” Clara kesulitan membuka kesepuluh jari Andreas yang telah terkunci rapat. Pria itu tidak bergerak sama sekali, tidur tanpa baju sehingga tubuh seksi itu menempel langsung dengan Clara. “And.” Clara berusaha membuka jari Andreas. “Buka!” Clara memukul lengan kekar Andreas. “Kenapa?” tanya Andreas di telinga Clara tanpa membuka mata. “Kenapa kamu tidur di sini? Aku tidak bisa bergerak,” jawab Clara. “Hanya ada satu kamar ini,” ucap Andreas malas. Dia semakin mengeratkan pelukan. “Aku lelah.” Clara menggigit hidung macung Andreas. “Auch!” Andreas membuka mata. “Lepas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN