Kent gelisah, tidak bisa memejamkan mata. Stella tertidur pulas di sebelahnya. Setelah mengetahui kenyataan–meski hanya berdasarkan informasi dari Dukun Minima, Stella sepertinya sudah punya jurus jitu bila dalam tidurnya didatangi Grace Jenning lagi. Namun Dukun Minima sudah memastikan bahwa Grace tidak akan lagi menghantui Stella, tapi malah akan mendatangi Kent Kallen. Karena hantu itu kini sudah mengetahui bahwa Kent adalah anak kandungnya–dan berjanji mencari siapa yang telah membunuh ibunya. “Tiga puluh tahun yang lalu, bahkan aku tidak bisa membaca penuh memorinya,” batin Kent. Dia duduk menyandar dinding, sembari menatap wajah istrinya yang tampak tidur dengan tenang. Semoga saja tidak akan ada mimpi buruk lagi, apalagi Stella dengan percaya diri tidak mengkonsumsi obat penenang s

