“Wanita gila," ujar Stella. "Siapa yang gila?" tanya Kent. Stella menyodorkan ponselnya pada Kent. Rupanya Stella sedang membaca chat di sebuah grup media sosial. Kent hanya melirik sekilas, lalu kembali fokus mengendarai mobil. “Aku tidak bisa membacanya.” “Di grup divisiku yang dulu, sedang ramai.” “Kau masih aktif di grup itu?” Kent sedikit heran karena Stella tidak lagi bekerja di BnY, tapi masih aktif bermain media sosial dengan mantan teman-temannya. Sedangkan Kent sendiri merasa tidak sempat mengurus hal seperti itu. “Ini grup khusus para pemakai produk BnY. Di divisiku ada beberapa pegawai BnY yang suka membeli sendiri produk BnY dan memakainya. Bahkan ada yang sampai berhutang agar bisa membeli kosmetik BnY.” “Termasuk kamu?” seloroh Kent. Dia tahu istrinya termasuk salah s

