22. Yang Sebenarnya

1706 Kata

"Bagaimana?" Mary Hope menatap Kent lekat-lekat. Partnernya itu masih memejam dengan kening berkerut. Dia tampak lebih tua dari usia sebenarnya. "Kent? Kau baik-baik saja?" Mary memindai wajah Kent lebih teliti. Lelaki itu tidak berkeringat, memucat apalagi menegang. Sepertinya tidak akan terjadi apa-apa yang akan membuat Kent pingsan. "Kau benar." Kent tahu-tahu melepaskan tangannya dari tengkorak Mike. "Aku tidak bisa membaca memorinya." "Bahasanya tidak kau mengerti?" Kent menggeleng. "Tidak hanya itu. Memory gambarnya pun hanya berupa warna merah dan biru yang bergerak." "Maksudmu?" Kent menghembus napas. "Sepertinya aku harus belajar membaca memory binatang, makhluk dengan rekaman memory berbeda dengan manusia. Apakah juga seperti milik Mike? Sepertinya dia merekam ingatan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN