Molly masih penasaran dengan lukisan yang ia lihat kemarin. Banyak hal yang membuatnya penasaran, jika memang dirinya lah dalam lukisan itu maka apa maksud Alvin melukisnya yang jelas-jelas bukan model apalagi artis. Belum lagi kemunculan Arga di sekitar rumahnya, walaupun bukan unsur kesengajaan, tetapi cukup membuat perasaannya tidak karuan. ''Kau tidak keluar?'' tanya Lolita terburu-buru masuk ke dalam kelas. ''Apa?'' ''Kau tak mendengar kepala sekolah berteriak untuk upacara,'' ucap Lolita segera keluar kelas dan Molly hanya terdiam untuk beberapa saat. Dengan helaan napas panjang, Molly berusaha bangkit dari tempat duduknya, tiba-tiba muncul suara dari balik kantung baju putihnya yang ia pakai. Pesan baru saja masuk di ponselnya. Tolong aku, tembok samping. – Alvin Sekali lagi h

