Holy Matrimony Scene 1 Hari baru yang ditunggu telah tiba. Persiapan acara kami boleh dibilang singkat, namun persiapan mental kami khususnya aku untuk menuju ke pernikahan sama sekali tidak singkat. Ada prinsip dan cara melihat diri yang harus kuperbaiki. Bahkan ada luka yang perlu disembuhkan. Hingga akhirnya kini kami pun benar-benar melangkah ke fase penting ini. Jika dulu aku pernah membayangkan pernikahan, maka jujur hanya ada satu orang yang kubayangkan menerima tanganku yang diberikan Ayah di depan altar. Syukurnya bayangan itu tidak terwujud. Aku menemukan laki-laki yang lebih siap, lebih kuat dan terpercaya, serta lebih mencintaiku untuk dapat menjadi pelindungku. Aku menemukan Ken dan dia yang akan menerima tanganku yang diberikan Ayah nanti di depan altar. Tanganku akan dige

