Jangan Jangan Hamil Scene 2 Setelah menangis tersedu-sedu karena aku tidak hamil padahal harapan sempat muncul, Ken mengajakku keluar untuk mencari angin segar. Seperti diriku biasanya, angin paling ampuh untuk menenangkanku. Sejak mengenal Ken, dia adalah wujud angin baru yang juga dengan cepat bisa menenangkanku. Namun untuk masalah kali ini, aku tidak bisa tenang walau sudah berada di sisinya dan mendapatkan pelukan eratnya. Tidak bisa tentunya karena rasa bersalah yang kualami begitu besar. Sungguh besar pada dia, suamiku! Walau Ken tidak pernah menyinggung mengenai kehamilan atau anak, namun aku punya logika yang baik untuk berpikir bahwa mana ada pasangan yang tidak ingin memiliki anak? Jadi rasa sadar bahwa aku sudah begitu mengecewakannya membuatku tidak bisa tenang, walau Ken

