A Night Before Wedding Scene 1 Besok pagi aku akan resmi menjadi istri dari Ken. Itulah sebabnya mengapa di pagi hari ini aku terbangun dengan rasa gugup luar biasa. Hari ini sebenarnya sudah tidak ada hal yang perlu kulakukan lagi. Sebagai pengantin wanita, aku cukup merawat tubuh di rumah saja seharian. Namun ini sudah hari ketiga aku tidak bertemu dengan Ken. Ya, pada akhirnya karena persiapan pernikahan yang begitu singkat tradisi pingit yang selalu dijaga keluargaku hanya bisa dilaksanakan selama tiga hari. Itupun walau hanya tiga hari aku sudah merasa sesak. Bagiku Ken bukan hanya sekedar angin tetapi pemasok oksigen terbanyak dalam hidupku. Tidak bertemu dengannya memasuki hari ketiga, harusnya aku sudah pingsan lemas bahkan kehilangan nyawa. Bayangkan saja bagaimana jika manusia

