Sekembalinya dari Bali, hubungan calon suami istri antara aku dan Ken semakin menjadi-jadi. Walau kami belum membicarakan lebih jauh mengenai kapan akan menikah, tapi kami menjalin hubungan ini dengan tujuan menikah. Ini yang selalu kuharapkan sejak dulu dalam menjalin hubungan. Aku tidak ingin menjalin hubungan hanya untuk senang-senang, putus-nyambung, atau putus cari pacar lagi. Aku ingin hubungan yang jelas dan bertujuan. Saat ini tujuan hubunganku dan Ken jelas, kami akan menikah. Namun bukan berarti, kami akan terburu-buru menikah. Sebagaimanapun aku sudah nyaman dengan Ken, seberapabesarpun godaan dalam hubungan kami kini, aku dan Ken seperti sepakat kami boleh menikmati waktu saling mengenal sedikit lebih lama lagi. "Pagi Sha," sapa Ken ketika menyambutku yang baru keluar kamar p

