Mereka sampai di rumah Aurel. Arion dan Caca pun segera turun, Aurel langsung memeluk anaknya karna khawatir dengan anaknya. "Arion nggak papa, Ma." "Mama khawatir sama kamu." Aurel menyuruh Caca untuk membawa masuk Arion. Entah apa yang Sergio bicarakan sama Aurel. Pembicaraan mereka cukup serius sekali. Aurel pun mempersilahkan Sergio masuk. Caca membawa lelaki itu kedalam kamar. "Kamu istirahat dulu ya, aku mau ke bawah," ucap Caca. Namun pergelangan tangan gadis itu ditahan oleh Arion. "Jangan lama lama." Caca tersenyum. "Enggak, cuman sebentar aja. Caca bakalan datang cepat." Caca pun keluar dari kamar Arion. Ia mengintip sedikit pembicaraan Kakeknya dan Aurel. Rasa kepo Caca menggebu gebu makanya ia menguping. "Saya mau Arion mendapatkan penanganan medis. Benua sudah me

