Sandra mengulas senyum yang tertahan di bibir. Wanita itu berjalan dengan agak cepat untuk memgimbangi langkah Danny yang sudah lebih dulu berjalan ke luar restoran. Sebelum masuk ke dalam mobil Sandra meraih wajah Danny dan dengan kilat mencium rahang laki-laki itu. Danny terkejut hingga melebarkan mata. “Kamu jangan mancing-mancing, Sandra.” Sandra tertawa. “Mancing apa?” “Kamu tadi sengaja godain saya,” geram Danny. Wanita itu malah mengerling jail. “Godain gimana, sih? Aku nggak ngerti.” “Kamu benar-benar minta dicium di sini?” ancam Danny dengan mata memicing. Sandra lagi-lagi tertawa. Menertawakan Danny yang terlihat bersusah payah untuk menahan diri. “Oh iya, laki-laki yang sama kamu itu siapa?” tanya Danny setelah mereka meninggalkan restoran. Mata Danny tampak menyelidik.

