Sehari sebelum akhir pekan, Sandra tiba-tiba muncul di apartemen Danny dengan membawa ransel khusus untuk backpacker yang terlihat padat dan penuh. Sandra datang dengan mengenakan pakaian kasual. Jeans belel dengan beberapa bagian yang sobek dan kaus oblong polos dilapisi jaket bomber berwarna army. Rambut wanita itu dicepol seadanya. Sangat sederhana, tetapi tetap cantik. Itulah yang menjadi daya tarik tersendiri di mata Danny. Bahkan, sesungguhnya Sandra selalu terlihat menarik dan cantik dalam balutan pakaian apa pun. “Kamu mau apa?” tanya Danny dengan raut wajah bingung. Ia tidak merasa ada janjian untuk bertemu ataupun memiliki rencana untuk pergi dengan Sandra malam ini. Ia sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, jadi ia memang sengaja tidak meminta Sandra untuk datang dan

