Danny sedang berkutat dengan pekerjannya saat terdengar suara bel. Danny menghentikan aktivitasnya sejenak untuk melihat jam dinding yang saat ini menunjukkan pukul tujuh malam. Alih-alih beranjak untuk membukakan pintu, Danny malah meninggalkan ruang tamu menuju dapur untuk mengambil air minum. Ada setidaknya dua menit Danny berkutat dengan urusannya di dapur. Mencoba mengabaikan suara bel yang terus dibunyikan, Danny kembali duduk di antara tumpukan-tumpukan berkas dan buku-buku yang tersebar di mana-mana. Di tengah kekacauan yang ia ciptakan di ruang tamu, laki-laki itu tampak nyaman-nyaman saja saat membaca berkas perkara yang sudah sejak sore tadi ia pelajari. Besok adalah jadwal sidang perdana dan Danny paling tidak suka mendapat gangguan dalam bentuk apa pun saat sedang fokus mem

