BAB 35. The Reason Behind

1893 Kata

Sebuah hubungan yang penuh makna memiliki esensi yang sama pentingnya bagi perempuan maupun laki-laki. Laki-laki cenderung dicap sebagai pribadi yang ‘tidak berperasaan’ karena mudah jatuh cinta, berbeda dengan perempuan yang selalu dengan tanpa sadar menunggu hubungannya hingga pasti, tak seperti laki-laki yang spontan mengungkapkan cinta begitu mereka sadar kalau mereka jatuh cinta. Pada kenyataannya, perempuan yang acapkali dicap sebagai makhluk yang ‘baperan’ justru mereka lebih berhati-hati saat akan menjalin hubungan. Dalam hal ini perempuan justru lebih ‘logis’ karena perempuan baru akan mengekspresikan perasaan mereka setelah mereka merasa nyaman dengan ‘gebetan’ mereka. “Apa yang kamu suka dari aku?” tanya Sandra sambil menggigit pizza besar-besar hingga mulutnya penuh. Setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN