Setelah pemakaman itu... kak Teja.... hanya diam saja..terlihat kabut dan mendung yang menjelma diwajah nya. " Dia. duduk ruang tAmu" sambil menunggu beberapa tamu yAng datang dan pergi di rumah kami.mengucapkan bela sungkawanya Hingga sampai malam.."setelah sepi.. .kami memaksakan diri makan bersama "setelah makan kami naik ke atas. Tanpa kata... bisu.... hanya sesekali" terdengar nafas panjang kak Teja " seolah,,"ingin melapangkan dadanya yAng sesak oleh kesedihan. Kak Teja.,mandi. "setelah itu gantian aku yang mandi...kami duduk di ranjang " diam tanpa kata ,senyap" "kulihat,wajah sayu kak Teja. Dia pun memandangi ku dalam-dalam.. dia mendekati aku.,,memelukku... mencium kening ku.. Jangan tinggalkan aku"ku mohon" sekarang hanya kamu satu-satunya , yang aku miliki

