Bab 53. Perihal Darah

1368 Kata

"Awas aja ya kalau kalian berantem di dekat Vira, aku tarik kalian keluar dari kamar ini." Tak henti-hentinya Zavon terus menggerutu. Dia mengambil bantal di kamarnya, juga membawa selimut dan menggelarnya di lantai, tidak di sofa. Memiringkan badannya agar tetap bisa memantau ketiga orang yang tertidur di atas ranjang itu. Beruntungnya Samuel adalah kembaran Sania yang tidak bisa terpisahkan, jika tidak mungkin Zavon akan membantainya keluar dari kamar itu segera.  Cukup lama memantau dengan kondisi kamar yang temaram, Zavon tidak ingin memejamkan matanya sedikitpun. Ia melihat si kembar sudah terlelap, tapi tidak dengan Vira yang terus bolak-balik mencari kenyamanan dalam versinya. Menyadari itu, Zavin bertanya, "gak bisa tidur?" Tanyanya, terkesan bodoh. Padahal dengan jelas ia meliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN