Pagi hari pukul 04.00 Ayanna terbangun dari tidurnya,tangannya kemudian terulur mengembalikan Handphone dan hansfreenya ke atas meja.Ia baru sadar ternyata Ia ketiduran sambil menyalakan musik.
kemudian ia bergegas ke kamar mandi membersihkan dirinya dan kemudian mengambil Wudhu.
Setelah selesai dari kamar mandi,Ayanna kemudian melaksanakan sholat subuh nya dengan khidmad.
Tak lupa Ia juga menyempatkan memanjatkan doa untuk sang pencipta di akhir sholatnya.
Selama melaksanakan sholat tadi,handphone Ayanna yang berada di atas nakas bergetara.
menandakan ada pesan yang masuk.
Setelah selesai melaksanakan sholat,Ayanna langsung membereskan alat sholatnya kemudian menaruhnya d almari pakaian.
Kemudian ayanna mengambil handphone yang tadi sempat tak sengaja ia dengar bergetar pas sholat,setwlah mengusap layar handphonenya kini terpampang nama Melvin di handphonenya.
"Assalamualaikum Ay...Apa udah bangun?" Melvin
Ayanna kemudian bergegas membalas pesan dari Melvin
"Wa'alaikumsalam Vin,ini sudah bangun.ini malah habis sholat.
kamu sendiri kok tumben pagi gini udah kirim pesan ke aku.
pasti kangen ya..?? ?"
Candaan Ayanna di pesan yang ia kirimkan ke Melvin.
"Iya kangen...udah beberapa hari gak ketemu sama kamu.
ngomong-ngomong siang ini kamu ada acara ngga Ay?
gimana kalo kita ketemuan?"
Tanya Malvin kemudian
"Tuh kan bener kangen... ?,tapi aku hanya bercanda sebenarnya.Oh iya aku nanti rencananya mau ke toko bunga aku,tapi siang bisa sih kalo kamu mau ketemuan sama aku." jawab Ayanna
?? tau aja kalo kangen Ay...
Ya udah nanti kita ke kafe Lan*****n kita ya,jamnya nanti aku kabari lagi.
"Ok siap,nanti kamu kabari lagi aja untuk waktunya.
~Ayanna
Di belahan ruang yang lain,Pagi ini memperlihatkan sosok laki-laki yang berkharisma yang kini baru saja sampai di ruangan kerjanya yang ada di hotel milik keluarganya,tak lupa ada juga yang sudah mengekor di belakangnya saat ia baru ingin masuk ruangan itu,siapa lagi kalo bukan Romi sang asisten.
Setelah melihat sang bos mendudukkan diri di kursi kebesarannya,kini akhirnya Romi menjelaskan tentang pekerjaan sang bos hari ini.Romi secara detail menjelaskan apa saja hal yang penting buat di kerjakan hari ini.
Setelah mendapat penjelasan dari Romi,jika siang ini Ivan ada jadwal miting di kafe Mentari bersama rekan kerja samanya.Ivan langsung saja menganggukkan kepalanya mengerti.
"Nanti tolong kamu siapin berkas-berkas kerja samanya sekarang saja,biar nanti kalo sudah waktunya kita langsung berangkat ke lokasi."
ucap Ivan kemudian
"Baik bos..."
Jawab romi,kemudian Romi meminta ijin untuk kembali ke ruangannya.
Setelah mendapatkan ijin,Romi bergegas membungkuk hormat dan berjalan ke arah pintu keluar dan kembali ke ruangannya.
Karena waktu miting masih lumayan lama,akhirnya Ivan memutuskan untuk menelepon sang kekasih.
Dering keberapa detik,akhirnya teleponnya di jawab juga dari seberang.
"HALLO SAYANG..." jawab gadis di seberang telepon
"HALLO JUGA BABY...HARI INI GIMANA PEKERJAAN KAMU?"
"IYA LUMAYAN SIBUK MUNGKIN SAMPE SORE,SOALNYA AKU SAMA PAPA ADA ACARA NGECEK PROYEK DI LUAR KOTA NANTI.
MUNGKIN MALAM BARU SAMPAI DI RUMAH."
Obrolan itu berlanjut sampe lumayan lama...hingga akhirnya Thea harus mengakhiri panggilannya di karenakan sang papa sudah memanggilnya untuk mengajaknya berangkat menuju lokasi pengecekan proyek.
Perusahaan keluarga Gilbert bergerak di bidang properti,jadi mau tidak mau mengharuskan untuk bolak-balik luar kota ataupun luar negeri.
karena menginginkan hasil yang lebih baik,dan sesuai jadi tak jarang kalaupun Ilham Gilbert harus meluangkan waktu untuk pengecekan proyek-proyek yang mereka akan bangun secara pribadi.
Memang bisa saja Ilham menyuruh orang kepercayaannya daripada dia sendiri yang harus susah payah mengeceknya,tetapi memang semua itu kembali ke Ilham sensiri,karena Ia memang lebih lega kalo Ia sendiri yang turun tangan.
Ya kecuali kalau pas Ia sedang sakit atau berhalangan,pasti baru mengutus Orang.
Melihat sosok Ilham yang seorang pekerja keras,jadi belum puas kalau belum melihatnya langsung.
apalagi kalo hanya dapat laporan,rasa plong itu belum didapatkan kalo belum melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Di toko Bunga Ayanna kini jam menunjukkan pukul 12.00 siang hari...
karena kali ini dia ada janji dengan sang teman yang tak lain adalah Melvin,dia tidak ingin membuat temannya kecewa karena terlalu lama menunggu.
Iya walaupun sebenarnya sang teman pasti mau dengan senang hati menunggunya,tapi kembali ke nuraninya lagi kalo memang Ayanna ngga tegaan orangnya.
Akhirnya dia memutuskan untuk berangkat mendatangi temannya itu,tapi sebelum itu dia melaksanakan sholat Dzuhur terlebih dahulu agar Ia bisa merasa tenang dalam menjalani urusan selanjutnya.
Karena dia berfikir takutnya keasyikan bercerita dengan teman nanti malah sampe lupa sembahyang.Itu makannya Ayanna memutuskan untuk Sholat terlebih dahulu.
Setelah melaksanakan sholat Dzuhur,akhirnya Ayanna pamit pada karyawannya dan melajukan mobilnya menuju restoran lan*****n yang ia dan Melvin rencanakan tadi.