Teman jahil

677 Kata
Siang itu di toko bunganya,Ayanna yang lagi di sibukkan dengan pengecekan pekerjaan ia di kaget kan dengan datangnya temannya yang bernama Desy. Ayanna yang awalnya tampak mengkerutkan dahi akibat tugas dan juga berkas yang berada di atas mejanya,kini ia menjadi sumringah ketika teman yang di tunggu nya untuk mengajak makan siang sekaligus ke toko buku itu telah datang. "Sibuk banget Ay..." Desi masuk dan langsung melontarkan pertanyaan itu sambil duduk di depan meja kerjanya Ayanna. Toko Ayanna memang lumayan besar,jadi wajar kalo ada ruang Ayanna tersendiri di toko itu. bahkan d ruangannya itu juga di lengkapi dengan ruang pribadi yang berisikan sebuah kasur yang lumayan lebar,ya kalaupun buat Ayanna kalo ingin istirahat siang ataupun malam hari. Di ruangan pribadi itu juga terdapat kulkas dan juga televisi,yang sewaktu-waktu bisa di gunakan oleh pemiliknya. Tak jarang Ayanna juga lembur dan juga tidur di toko kalau pas ada pesanan bunga banyak yang menuntutnya mau tak mau membantu karyawannya lembur. "Enggak juga Des...bentar lagi selesai.'" 'Ayanna' Desy yang melihat kesibukan temannya itupun menjadi sebal,bahkan ia sudah datang tapi malah sahabatnya itu masih melanjutkan aktifitasnya tanpa memperdulikannya,ia kemudian mengeluarkan ide kejahilannya,Ia menyodorkan makanan yang baru di ambil dari kulkas dengan diam-diam tanpa sepengetahuan Ayanna tentunya,karena sahabatnya itu masih fokus ke mejanya. Desy langsung menyuap coklat yang barusan di buka itu ke mulut sahabatnya "Yang usahanya makin maju,..sampe lupa makan siang,temannya juga ngga di pedulikan lagi ni." Ucap desi ke Ayanna. Coklat yang d sodorkan malah ga masuk mulut,marena Ayanna mulutnya masih bungkam,tetapi coklat itu malah mencoret dan mengenai bibir merah tipis milik Ayanna. Ayanna yang tak sempat membuka mulut pun akhirnya langsung beranjak sambil mengambil tisu di sudut mejanya kemudian mengelap mulutnya. "Dasar jahil ya Des...muka aku jadi blepotan gini deh,jorok tau." sambung Ayanna. "Masa bodo...makanya ayo buruan berangkat. jangan keterusan kerja sampe lupa waktu makan gini,padahal aku udah laper banget.aku juga udah belain buru-buru ke sini,e kamu malah kerja terus." marah Desy ke sahabatnya yang gila kerja itu Ayanna pun kemudian mendongakkan kepala,kemudian melirik ke arah temannya dan kemudian ia melihat jam di pergelangan tangannya dan jam menunjukkan pukul 12.30. Karena merasa tak tega dengan sang sahabat,Kemudian akhirnya ayara berucap "Baiklah ayo berangkat sekarang aja kalo gitu,nanti kalo ngga berangkat-berangkat ada yang mati kelaparan takutnya." goda Ayanna Sambil beranjak berdiri dan membereskan berkas penjualannya,tatapi tanpa di duga Ayanna malah mendapat pelukan dari Desy dari belakang. "Ayo Ay...aku udah lapar,kamu memang sahabat terbaik ku." "Tetapi mending sebelum ke toko buku kita mampir makan dulu ya di kafe,Aku ngga tahan lagi kalo harus ke toko buku dulu." "Baiklah Ayo Des...kerja juga gak tenang kalo di tungguin anak jahil." timpal Ayanna sambil tersenyum dan menjulurkan lidahnya*. akhirnya mereka berdua keluar dari ruangan Ayanna dan bergegas masuk mobil dan melaju ke kafe La******n mereka. Setelah makan siang dan membeli buku yang di inginkan,sore harinya Ayanna pulang ke rumah. "Sore Mom..." sapa Ayanna yang melihat mamanya lagi di ruang televisi sambil membaca majalah. "Sore juga sayang,tumben kamu sorean udah pulang?" kata mama Winda. "Ayanna cape mam,habis cari-cari buku tadi sama Desy,malas ke toko lagi akhirnya Yanna mutusin pulang." "Owh...mama kira ada apa,kok tumben pulang awal. Oh ya Yanna,Mama mau tanya...apa kamu ada teman cowok yang ada di hati kamu sekarang." Hmmm...sambil berfikir dan memegang pipinya ayanna menjawab.Sebenarnya ada mam,dia baik banget sama Yanna.tapi kami hanya berteman saja,belum tahap lebih. Setelah menjawab Yanna justru melamun dan membayangkan wajah tampan temennya yang beberapa tahun ini selalu menjadi teman baiknya. ya pria itu adalah Melvin grayson,teman laki laki yang paling dekat dengan Yanna selama mereka kuliah. "Ehhh...anak mama kok melamun sih,mana sambil senyum-senyum lagi.lagi mikirin apa?" ucap mama ketika melihat anak perempuannya terbengong. Ayanna pun menggeleng,sambil masih mengembangkan senyumannya. "Enggak ma...gak mikirin apa-apa." "Ya udah ya Ma...Yanna masuk ke kamar dulu ya,mau mandi sama istirahat." Ayanna bergegas naik ke lantai 2 kemudian memasuki kamarnya. Ayanna anak yang suka kebersihan...maka dari itu setelah sampai d kamarnya ia bergegas ke kamar mandi dan melaksanakan mandi. setelah 20menit kemudian,dia sudah keluar dengan badan segar dan piyama tidurnya.karena waktu masih sore hari jadi Yanna memutuskan tidur sebentar sambil menunggu waktu makan malam tiba.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN