Kinan terjebak di dimensi lain, dia terpisah dengan Sinta dan firman. Kejadian itu terjadi karena Kinan telah masuk ke dalam portal gaib tanpa seijin mereka. Kinan telah dianggap sebagai musuh. Tak hanya itu, gadis itu juga dikira sebagai pengacau bagi penduduk gaib di sana. Di sebuah tempat yang tandus dan kering tak ada siapapun makhluk berada di sana. Tanah padas dengan batu-batu kecil tersebar tanpa adanya sedikit pun rumput yang tumbuh. Hanya ada pohon kering tanpa daun, cuaca pun begitu panas. Kinan terus berjalan menyusuri jalanan berbatu. Kering dan penuh dahaga yang ia rasakan, gadis itu terus berjalan tanpa tahu arah dengan harapan bisa menemukan ujung tempat itu berada. Kinan berhenti, dia melihat sebuah perkampungan yang tidak begitu besar. Gadis itu merasa lega karena pada

