Jangan Sampai Ketahuan

1570 Kata

Jari jemari lentik Bianca dengan lincah meraba setiap inci kulit bersih di leher Rasha. Memberi rasa mendidih, tapi Rasha hanya merasa dibelai lembut. Ia hanya merasa seperti ada anak kucing yang menyentuhkan bulu-bulu halusnya di kulit tubuhnya. Hanya terasa sedikit geli, dan tak ada rasa yang lain. Apalagi sampai rasa ingin membalas sentuhan dari Bianca itu. “Pakkk, apa aku boleh tanya sesuatu?” tanya Bianca dengan nada yang begitu manja. “Tanya apa?” sahut Rasha. Ia kemudian melirik ke arah Bianca yang masih bergelayut manja di sisinya. “Pak Rasha cinta sama Keysha nggak?” Rasha tidak langsung menjawab. Ia menarik nafas cukup dalam. Tampaknya suasana hatinya tidak tepat untuk mendapatkan pertanyaan seperti itu. Ia pun menatap sang sekretaris. Mencari kedua manik matanya untuk meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN