Bagian 193

2127 Kata

*** Setelah bertengkar dengan Galanio, sisa hari Sienna di toko diselimuti sepi. Tidak ada telepon atau chat dari pria itu, Sienna fokus pada pekerjaannya hingga sekitar pukul tujuh malam—tepat satu jam sebelum jam tutup toko, dia memutuskan untuk pulang. Tidak ada semangat, Sienna pergi menuju mobilnya dengan pikiran yang terus tertuju pada Galanio, hingga tidak berselang lama—persis ketika hendak masuk, sebuah panggilan didengarnya. “Sienna.” Sienna berbalik. Cukup terkejut tatkala mendapati Galanio berdiri pada jarak beberapa meter, dia tidak menjawab panggilan dari pria itu—membuat Galanio yang semula diam, berjalan menghampirinya. “Kamu kenapa ada di sini?” tanya Sienna. “Aku mau ketemu sama kamu,” ucap Galanio. “Mau minta maaf.” “Untuk?” tanya Sienna, sambil menaikkan sebelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN