~ “Tapi Yang ...” Rajuk Delva pada Avitha, “aku minta sama kamu sekali ini aja.” Ujar Avitha menatap Delva. Mata Delva yang semula menatap Avitha turun menuju bibir pink milik gadisnya itu, “tapi aku mau itu, sebentar aja.” Pinta Delva seraya mulai menyudutkan Avitha kemudian menutup pintu agar tak ada yang melihatnya. “Aku udah gak tahan lihat kamu pake baju kayak gitu, ditambah paha mulus kamu. “ Ucap Delva tersenyum menyeringai. “Va.” Ringis Avitha saat merasa punggungnya sudah bersentuhan dengan lemari khusus koleksi miliknya. “Jangan jauh – jauh dari gue dong Yang, ayo sini. “ Kekeh Delva. “Gak, ish. “ Tolak Avitha berusaha mendorong tubuh Delva. Delva semakin merapatkan tubuhnya pada Avitha, perlahan bibirnya mulai mendekati bibir Avitha. ‘CUP’

