Seharusnya dari dulu semua orang harus sadar, jika mereka yang sempat singgah, pasti juga akan enyah. Hari ini terasa mendung, rerintik hujan turun membasuhi bumi, perasaan Raya rasanya campur aduk, gadis dengan sneakers-nya tersebut menengadahkan kepala menikmati setiap tetes air yang jatuh, parkiran sudah sepi. Aksa yang menyuruh Raya untuk menunggunya di parkiran, karena sebagai ketua geng TKB ia harus melaksanakan rapat siang ini, sudah hampir sekitar tiga puluh menit Raya menunggunya. Sampe pada mata Raya terbelalak saat mendapati sebuah jaket kulit berwana merah maroon melindungi kepalanya, tepat di sebelahnya Aksa sudah memaparkan senyum terbaiknya. Lelaki itu mencubit hidung mancung Raya gemas,"Gue nyuruh nungguin di parkiran bukan berarti boleh main hujan, dasar bandel!" Cibir

