GANTUNG?

981 Kata

Seharian Aksa hanya duduk di meja belajarnya, ia berusaha untuk menyelesaikan soal-soal metematika saat suasana hatinya buruk. Kenapa sesesak ini? Bukankah Aksa hanya meminta Raya untuk menjadi pacar pura-puranya saja. Rasanya ada ribuan godam yang menghantam dadanya saat ia membaca surat itu, lelaki mana yang tidak cemburu jika gadisnya menginginkan lelaki lain? "Arghh!" Brukk.... Aksa membanting semua bukunya yang berada di atas meja, ia mengusap wajahnya kasar, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya, lelaki itu menangis. "Patah hati lagi? Ah s**t!" Aksa menyeringai, wajah Raya selalu saja membayangi pikirinnya. "Sa kamu kenapa nak?" Tanya Rani dari luar seraya mengetok pintu kamar Aksa, Aksa segera menghapus sisa-sisa air matanya. Ia menarik napasnya panjang,"Enggak papa ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN