Aksa, saat hujan tiba keluarlah. Sebab aku telah menitip rindu pada setiap rintiknya. (RAYA) -------- "Lo beneran?" Aroon dan Saka menganggukkan kepala mereka bersamaan, saat gadis di depan mereka kini menatap mereka teliti meminta kepastian. Di suguhkan dengan dua gelas cokelat panas, kue brownis buatan Raya sendiri, juga dua kantong makanan ringan, akhirnya Aroon dan Saka tergoda dengan bujukan Raya untuk menceritakan semuanya, mengapa geng mereka bisa bubar. Raya memang tidak masuk sekolah tadi. Tapi, bukan berarti ia tidak memantau, atau bahkan tidak tau gosip ter-hot di Cyber, apalagi ini soal geng TKB yang bubar. Satu sekolah bahkan sudah di buat gempar, selain menjunjung tinggi martabat para gadis Cyber, TKB beranggotakan cowok-cowok tampan seantero Cyber. Jadi, wajar saja me

