Raina . . “Azzam?” kata Eva mengulang. “Eh ... Maaf aku malah jadi curhat,” lirihku. “Yang kakak maksud Azzam Biantara?” lanjutnya. Dari mana dia tahu? Begitulah yang aku pikirkan pada saay Eva menanyakan soal Azzam. “Iya ... Dari mana kamu tahu?” tanyaku sedikit heran. “Yah ... Kalo itu mah semua orang juga tahu kali Kak, padahal nih ya ... Kalo aku lihat-lihat orangnya itu cool abis lho. Itu beneran mantan Kak Rain?” tanya Eva memastikan. “Kamu nggak percaya? Dia adalah orang yang mengirimi teror beruntun di rumah yang lama Va,” jelasku kepadanya. “Really? Secinta itukah dia sama Kakak?” tanya Eva kepadaku, seolah tidak percaya. “Iya, emamg sepenting apa sih dia sampe kamu pun juga kenal?” tanyaku mencoba mengorek informasi lebih dalam lagi. “Setahuku sih dia pewaris tungga

