But if you're brave enough to love the ones you hate the hardest, you might find home. [No Place Like Home.] "Victor!!!" Renat berteriak hebat ketika melihat laki-laki tinggi yang kini tengah merentangkan tangannya lebar-lebar. Langkah kaki Renat membawanya cepat menuju Victor, dan tanpa peringatan memeluk lelaki itu. "Re!" Victor bersuara semangat sembari membalas pelukan Renat, mengalungkan kedua lengannya di bahu perempuan itu. "Gila, gue kangen banget sama lo." "Iya, sama!" jawab Renat makin mempererat pelukan mereka. "Ehem," deheman seseorang terdengar diselingi batuk ringan yang disengaja. Victor refleks mendongak dan menemukan Abi dengan troli koper tengah menatapnya dengan alis terangkat. "Eh, Bro," sapa Victor dengan cengiran lebar. Laki-laki itu segera melepaskan Renat dan m
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


