Rosa mendengar berita kematian ayahnya merasa sangat hancur. Dia segera ke rumah sakit dengan ditemani Bian. Bian berusaha menenangkan Rosa yang terus menerus menangis. Tak menyangka kalau ayahnya begitu cepat meninggalkannya. Dengan langkah kaki lunglai Rosa berjalan tanpa semangat. Badannya terasa begitu lemah tak mampu lagi menahan semua rasa tekanan yang mendera dalam hatinya. Air matanya jatuh berlinang di pipinya menumpahkan semua rasa sedih. Bian merangkul pundak Rosa saat bertemu dengan Yanti dan Rully. Yanti memeluk Rosa dan hanya melirik Bian sekilas. Dia sangat marah pada orang tua Bian. Ingin rasanya dia memarahi, mencaci maki Bian karena perbuatan orang tua Bian membuat Rudi meninggal dunia. "Ibu kenapa bisa kena serangan jantung? Bukannya kemarin sudah sehat," ucap Rosa

