Kanaya tidak pernah mencari tahu soal kehidupan pribadi dari Alastair selama ini. Jadi, ketika dia mendengar dari Alastair sendiri bahwa dia tidak percaya pada pernikahan, jujur saja Kanaya terkejut. “Kenapa kamu tidak percaya, Alastair?” Alastair menyandarkan punggungnya ke belakang kursi yang ia duduki. “Karena itu semua bullshit. Dua orang yang saling mencintai seumur hidupnya? Itu terkesan sangat fana. Saya tidak percaya akan hal itu.” Kanaya mengeryitkan dahinya. Sebagai anak yang tumbuh dari keluarga yang baik-baik saja, setiap hari dia melihat bagaimana ibu dan ayahnya mencintai dari waktu ke waktu. Memang tidak selamanya pernikahan mereka berjalan lancar seolah tiada hambatan. Tapi, Kanaya tahu kalau mereka sangat mencintai satu sama lain. Kanaya percaya bahwa dua orang bisa me

