“Apakah saya bisa bicara dengan anda sebentar bos?” kata Dex setelah mengetuk pintu ruang kerja Justin. “Masuklah. Apa ada masalah?” tanya Justin. “Tidak ada bos. Saya ingin bicara masalah pribadi” kata Dex setelah menutup pintu. Justin mengawasi pergerakan Dex karena firasatnya tidak enak. Jika anak buahnya ingin mengajukan cuti, biasa mereka akan bicara padanya di siang hari. “Maaf mengganggu waktu anda Bos” kata Dex sambil berdeham. Jantungnya jumpalitan karena khawatir si bos tidak mengijinkannya menikahi Adriana. “Tidak apa. Katakan keperluanmu” perintah Justin. “Saya ingin melamar nona Adriana” kata Dex yang membuatnya langsung mendapatkan pelototan dari Justin. “Apa katamu tadi?” tanya Justin lagi. Nada suaranya sekarang terdengar mengancam di telinga Dex, belum lagi bosnya it

